Wednesday, April 20, 2011

Kisah Pandawa dan Mahabrata

Pandawa memiliki arti anak Pandu, yaitu salah satu raja di kerajaan Hastinapura. Dalam cerita ini Pandawa adalah tokoh protagonis sedangkan antagonisnya adalah Kurawa, anak dari Dretarastra. Pandu cuma punya 5 anak, sedangkan Dretarastra punya 100 anak, Wow banget gan. Pandawa sama Kurawa dari kecil selalu berantem karena para Kurawa ngerasa Pandawa selalu di agung-agungkan, sampe akhirnya terjadi perang Bharatatuddha.

Para Pandawa terdiri dari lima orang pangeran, tiga di antaranya (Yudistira, Bima, dan Arjuna) merupakan putera kandung Kunti, sedangkan yang lainnya (Nakula dan Sadewa) merupakan putera kandung Madri, cuma ayah mereka sama, yaitu Pandu.

Menurut tradisi Hindu, kelima putra Pandu tersebut merupakan penitisan tidak secara langsung dari masing-masing Dewa. Hal tersebut diterangkan sebagai berikut:

* Yudistira penitisan dari Dewa Yamaraja, Dewa keadilan dan kebijaksanaan.
* Bima penitisan dari Dewa Bayu, penguasa angin........
* Arjuna penitisan dari Dewa Indra, penguasa Surga.
* Nakula dan Sadewa penitisan dari Dewa kembar Aswin, Dewa pengobatan.

1. Yudistira

Yudistira merupakan saudara para Pandawa yang paling tua. Ia memiliki moral yang sangat tinggi dan suka mema’afkan serta suka mengampuni musuh yang sudah menyerah. Dia Pandawa yang paling bijaksana. Dia memiliki nama lain yaitu Puntadewa







2. Bima
Bima merupakan putra kedua dari Pandu dan Kunti. Bima sangat kuat, lengannya panjang, tubuhnya tinggi, dan berwajah paling sangar di antara saudara-saudaranya. Meskipun demikian, ia memiliki hati yang baik. Pandai memainkan senjata gada senjata gadanya bernama Rujapala dan pandai memasak. Bima juga gemar makan sehingga dijuluki Werkodara. Kemahirannya dalam berperang sangat dibutuhkan oleh para Pandawa agar mereka mampu memperoleh kemenangan dalam pertempuran akbar di Kurukshetra. Ia memiliki seorang putera dari ras rakshasa bernama Gatotkaca dan 2 putra lainnya Antasena dan Antareja. Ia memiliki julukan bayusutha

3. Arjuna
Arjuna merupakan putera bungsu Kunti dengan Pandu. Namanya memiliki arti 'yang bersinar', 'yang bercahaya'. Arjuna memiliki kemahiran dalam ilmu memanah dan dianggap sebagai ksatria terbaik oleh Drona. Kemahirannnya dalam ilmu peperangan menjadikannya sebagai tumpuan para Pandawa agar mampu memperoleh kemenangan saat pertempuran akbar di Kurukshetra. Arjuna memiliki banyak nama panggilan, seperti misalnya Dhananjaya (perebut kekayaan – karena ia berhasil mengumpulkan upeti saat upacara Rajasuya yang diselenggarakan Yudistira); Kirti (yang bermahkota indah – karena ia diberi mahkota indah oleh Dewa Indra saat berada di surga); Partha (putera Kunti – karena ia merupakan putera Pritha alias Kunti).



4. Nakula
Nakula merupakan salah satu putera kembar pasangan Madri dan Pandu. Nakula pandai memainkan senjata pedang. Dropadi berkata bahwa Nakula merupakan pria yang paling tampan di dunia dan merupakan seorang ksatria berpedang yang tangguh. Ia giat bekerja dan senang melayani kakak-kakaknya. Dalam masa pengasingan di hutan, Nakula dan tiga Pandawa yang lainnya sempat meninggal karena minum racun, namun ia hidup kembali atas permohonan Yudistira.







5. Sadewa
Sadewa merupakan salah satu putera kembar pasangan Madri dan Pandu. Sadewa adalah orang yang sangat rajin dan bijaksana. Sadewa juga merupakan seseorang yang ahli dalam ilmu astronomi. Yudistira pernah berkata bahwa Sadewa merupakan pria yang bijaksana, setara dengan Brihaspati, guru para Dewa. Ia giat bekerja dan senang melayani kakak-kakaknya.

Masa anak-anak Pandawa sama Kurawa suka tengkar. Awalnya dari Bima yang suka ngejek para Kurawa. Akhirnya Duryodana, anak Dretarastra yang paling tua, sama 99 sodaranya kesel ma Pandawa. Sampe-sampe para Kurawa pengen nyikirin Pandawa ma Kunti, Ibu Pandawa, dari Kerajaan Hastinapura.

Saking senengnya Dretarastra ma Pandawa, dia sampe pengen ngasih mahkota raja buat Pandawa. Kurawa so pasti kesel dong. Jadi gini Kurawa punya rencana buat ngebunuh Pandawa sama Kunti dengan menyuruh mereka liburan ke tempat yang udah disediain Kurawa, trus Kurawa pengen ngebakar tuh rumah biar pada mati. Eh tapi rencananya ketauan ma pamannya Pandawa dan Yudistira juga udah tau klo dia bakal kena malapetaka. Akhirnya Pandawa kabur ke hutan. Di hutan mereka ketemu Hidimba sama Arimbi adeknya Hidimba. Trus Hidimba dibunuh sama Bima, nah Arimbi nikah ma Bima. Dari situ deh lahir yang namanya Gatotkaca. Abis ntuh Pandawa pergi lagi, sekarang bareng sama Gatotkaca.

Trus Pandawa nanti dapet istri namanya Drupadi. Cewe ini dibagi rata, maksudnya Drupadi ini punya 5 suami yaitu para Pandawa. Mereka dapet Drupadi dari sayembara.

Pertarungan Pandawa sama Kurawa masih belum berakhir. Pandawa ketauan masih idup sama Dretarastra. Pandawa pun dikasih kota yang indah sama Dretarastra. Kurawa yang murka kembali ke Hastinapura dan mereka nyewa arsitek suruh bagusin Hastinapura.

Akhirnya perang Bharatayuddha dimulai dengan Kurawa sebagai pencetusnya. Pertempuran ini terjadi selama 17 hari. Semua musuh Pandawa habis tak tersisa. Cuma Gatotkaca mati dalam pertempuran ini.

Setelah bertempur, akhirnya Yudistira dapet mahkota raja. Namun setelah menjadi raja, para Pandawa di beri petunjuk untuk meninggalkan hal duniawi. Mereka pun bertapa ke puncak Gunung Himalaya. Namun di perjalanan, para Pandawa mati satu persatu. Yang tersisa hanya Yudistira. Akhirnya Yudistira ke akhirat dan bertemu sodaranya di Surga.

Sumber asli dari: http://www.bayangan21.co.cc/

No comments:

Post a Comment

Post a Comment